[OKEZONE.COM] Kamis, 22 Januari 2009 SUBSIDI LISTRIK DITARGETKAN BISA NGIRIT RP. 5,6 T
Jakarta - Departemen ESDM menargetkan pada tahun ini subsidi listrik bisa dihemat hingga Rp5,6 triliun. Penghematan ini dilakukan melalui empat program hemat subsidi, yakni tiga program berasal dari PLN serta satu program harus dilakukan oleh masyarakat.
"Ditargetkan berkurang Rp5,6 triliun untuk tahun ini. Pada 2008 dari target penghematan subsidi Rp 5 triliun, tetapi penghematannya bisa mencapai Rp 5,3 triliun," ujar Dirjen Listrik dan Pemanfaatan Energi J Purwono usai raker dengan komisi VII DPR di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Kamis (29/1/2009).
Dia melanjutkan, untuk itu PLN secara bertahap harus mulai untuk mengganti pembangkit, pertama dari pembangkit berbahan bakar solar menjadi Marine Fuel Oil (MFO). Pasalnya harga MFO lebih murah dari pada harga solar. "Harganya setengah dari harga solar," pungkasnya.
Kedua, lanjutnya, PLN harus mempercepat proses gasifikasi dengan mengganti pembangkit BBM menjadi gas. Ketiga menurunkan rugi jaringan, sehingga akan terjadi efisiensi operasional sebesar 0,5 persen.
Sedangkan program yang terakhir, masyarakat harus dapat mengimbangi penghematan yang dilakukan oleh PLN. Yakni dengan mengurangi pelanggaran dengan tarif nonsubsidi di atas 6.600 kwh dan lebih berhemat.